Mang Usep Ngalalana

Home » Hirup-Hurip » Merpati Takkan Pernah Ingkar Janji

Merpati Takkan Pernah Ingkar Janji

USEP + LIA

Dalam proses pernikahan adat Sunda, terdapat satu tahapan yang disebut dengan Ngaleupaskeun Japati atau Melepas Merpati. Pada tahapan proses ini, Ibunda kedua mempelai berjalan ke luar rumah sambil membawa sepasang merpati. Ibunda mempelai pria membawa merpati jantan, sementara Ibunda mempelai wanita membawa merpati betina, yang kemudian dilepaskan bersamaan di halaman rumah.  Prosesi ini mengandung makna bahwa peran orang tua sudah selesai karena kedua anak mereka sudah memiliki kehidupan baru.  Ada yang menarik pada pernikahan kami dulu ketika Ibunda kami menjalani proses melepas merpati, salah satu merpati, entah yang jantan atau betina, tidak langsung terbang menjauh, melainkan menclok sejenak di atas genting rumah kami, baru beberapa saat kemudian terbang menyusul merpati yang satu lagi.

Entah kebetulan atau bagaimana, kisah-kasih yang saya dan isteri jalani seakan tergambar oleh perilaku merpati tersebut. Meski kami tinggal di satu kota yang sama, Tuhan justru mempertemukan kami bukan di kota tempat tinggal kami itu. Melainkan di sebuah kota yang terletak di belahan bumi lain dengan perbedaan waktu 12 jam.  Kami masing-masing harus menempuh perjalana ribuan kilometer menuju sebuah kota bernama Fayetteville di negara bagian Arkansas, Amerika Serikat.  Saya tiba terlebih dahulu di Fayetteville pada tanggal 17 Agustus 2009, bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan; sementara isteri saya – saat itu belum jadi isteri, masih orang lain yang namanya saja belum pernah saya dengar – tiba bulan Oktober. Tujuan saya ke Fayetteville adalah untuk melanjutkan studi S2 di University of Arkansas sementara calon isteri saya, sebut saja demikian, merupakan salah satu peserta program pelatihan Bahasa Inggris (IELSP) melalui beasiswa yang dibiayai oleh US Dept. of State. Saat itu dia masih berstatus mahasiswa tingkat akhir di UPI Bandung.

Singkat cerita kami pun bertemu, saling berkenalan. Hingga kemudian dia kembali ke tanah air pada bulan Desember 2009.  Dan setelah melalui proses yang panjang, saya akan menceritakan prosesnya pada postingan yang lain, akhirnya kami sepakat untuk menjalani hubungan kasih pada bulan Juni 2010. Saat itu, saya memasuki tahun kedua perkuliahan di University of Arkansas sedangkan dia menjalani kuliah tingkat akhir di UPI.  Long Distance Relationship, istilah kerennya, kami jalani hingga saya menyelesaikan studi pada Mei 2011.  Dan, Alhamdulilah, pada Juni 2012, kami mewujudkan cita-cita kami untuk menikah.

Namun, LDR ini ternyata belum berakhir.  Agustus 2013, Isteri saya berhasil memperoleh beasiswa untuk menjadi pengajar Bahasa Indonesia di Columbia University, NY, Amerika Serikat, melalui program FULBRIGHT Foreign Language Teaching Assistant (FLTA).  Pada saat yang bersamaan, saya mulai mengikuti proses seleksi pendaftaran beasiswa untuk program Doktor ke berbagai penyelenggara beasiswa.  Juni 2014, Isteri saya kembali ke tanah air setelah menyelesaikan programnya bersama Fulbright. Dan pada saat yang bersamaan, saya memperoleh kabar dari LPDP bahwa saya lolos seleksi dan dijadwalkan berangkat kembali ke Amerika Serikat pada Agustus 2015. Dan, LDR inipun kembali berlanjut.

Perilaku kami persis seperti perilaku merpati yang dilepaskan Ibunda kami pada proses pernikahan dulu. Yang satu menclok dulu, sebelum kemudian menyusul merpati yang satunya lagi.  Ini adalah LDR ketiga kami. Istilah dalam Bahasa Sunda, Mista, Maja Utama, ini yang ketiga dan selesai, artinya setelah ini Insya Allah kami tidak akan berjauhan lagi. Kami yakin, kalau merpati saja tidak pernah ingkar janji untuk menemui kekasihnya, apalagi kami. Satu hal yang terasa berbeda, ternyatan, LDR setelah menikah itu lebih berat dibanding ketika LDR yang pertama dulu pada saat kami masih pacaran.  Dan saat ini, kami sedang berdebar-debar menanti saat ketika kami bersama kembali – kami sedang menabung rindu!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: